Lobby hotel adalah wajah pertama yang dilihat tamu saat memasuki suatu tempat, sehingga desainnya harus mampu menciptakan kesan yang kuat dan menyambut. Sebagai ruang transisi antara luar dan dalam, lobby tidak hanya berfungsi sebagai tempat check-in, tetapi juga sebagai area interaksi sosial yang dapat mempengaruhi pengalaman menginap tamu.
Desain interior lobby hotel mencakup berbagai elemen, mulai dari pemilihan warna, material, hingga penataan furnitur. Setiap elemen ini berkontribusi dalam membangun suasana dan kenyamanan, serta menciptakan identitas yang sesuai dengan tema hotel. Dalam proses perancangannya, penting untuk mempertimbangkan gaya desain yang akan digunakan, serta pengaruh lingkungan dan budaya lokal agar lobby dapat mencerminkan karakter yang unik.
Konsep Dasar Desain Interior Lobby Hotel
Desain interior lobby hotel adalah aspek penting dari keseluruhan pengalaman menginap yang ditawarkan kepada tamu. Lobby berfungsi sebagai ruang pertemuan pertama antara hotel dan tamu, sehingga desainnya seharusnya menciptakan kesan yang baik dan nyaman. Di sinilah tamu akan melakukan check-in, bersantai sebelum menuju kamar, atau bahkan mengadakan pertemuan informal. Elemen kunci yang terlibat dalam desain lobby termasuk pemilihan warna, bahan, furnitur, pencahayaan, dan tata letak ruang. Semua elemen ini harus saling melengkapi untuk menciptakan suasana yang menyambut dan menarik.
Desain interior lobby tidak hanya tentang estetika, tetapi juga tentang fungsionalitas. Gaya desain yang umum digunakan dalam lobby hotel dapat bervariasi, mulai dari yang minimalis dan modern hingga yang lebih tradisional dan opulent. Misalnya, lobby dengan gaya modern cenderung menggunakan garis-garis bersih dan furnitur dengan desain yang sederhana, sedangkan gaya klasik mungkin menghadirkan ornamen yang lebih rumit dan penggunaan bahan-bahan mewah seperti marmer dan kayu. Dalam setiap gaya, penting untuk mempertimbangkan bagaimana elemen-elemen ini berkontribusi pada pengalaman tamu.
Pengaruh Desain Interior Lobby pada Pengalaman Tamu
Desain interior lobby memiliki dampak signifikan terhadap pengalaman tamu. Lobby yang dirancang dengan baik dapat memberikan kesan positif pertama yang kuat dan membuat tamu merasa lebih diterima. Beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam desain lobby adalah:
- Pencahayaan: Pencahayaan yang tepat dapat menciptakan suasana yang hangat dan menyambut, sementara pencahayaan yang buruk dapat membuat ruang terasa dingin dan tidak nyaman.
- Furnitur: Pemilihan furnitur yang nyaman dan fungsional sangat penting. Tamu perlu memiliki tempat yang nyaman untuk duduk dan bersantai.
- Warna: Warna dinding dan elemen dekoratif dapat memengaruhi suasana hati tamu. Warna-warna hangat sering kali lebih mengundang.
- Tata Letak: Tata letak yang baik memungkinkan alur pergerakan yang lancar dan menghindari kerumunan, memberikan kesan nyaman bagi tamu.
Dari elemen-elemen ini, estetika menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Lobby hotel harus mampu menciptakan identitas yang mencerminkan tema atau merek hotel itu sendiri. Misalnya, hotel dengan tema pantai mungkin menggunakan nuansa biru dan dekorasi alami, seperti tanaman hijau, untuk memberikan suasana santai dan segar. Di sisi lain, hotel bisnis mungkin memilih desain yang lebih formal dengan warna netral dan furnitur yang elegan.
Elemen Estetika dalam Desain Lobby Hotel
Memperhatikan elemen estetika saat merancang lobby hotel sangat penting untuk menciptakan pengalaman yang berkesan. Beberapa elemen yang perlu diperhatikan antara lain:
- Tekstur: Perpaduan berbagai tekstur, seperti kayu, kain, dan logam, dapat menambah dimensi visual ruang.
- Artwork: Karya seni yang dipilih dengan baik dapat menjadi titik fokus yang menarik dan menggambarkan budaya lokal atau tema hotel.
- Tanaman Hias: Penambahan tanaman dapat memberikan kesan segar dan hidup pada ruang yang mungkin terasa kaku.
- Detail Dekoratif: Karpet, tirai, dan aksesori lainnya juga berkontribusi terhadap suasana keseluruhan, memberikan karakter dan kehangatan pada lobby.
Dengan memperhatikan semua aspek ini, desain interior lobby hotel dapat menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetis, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi setiap tamu yang datang.
Fungsi dan Peran Lobby Hotel dalam Menciptakan Kenyamanan

Lobby hotel adalah area pertama yang ditemui oleh tamu saat memasuki sebuah hotel. Oleh karena itu, fungsi utama dari lobby adalah untuk memberikan kesan pertama yang positif, menciptakan suasana yang nyaman, serta memberikan pelayanan yang memuaskan. Lobby yang dirancang dengan baik tidak hanya berfungsi sebagai tempat check-in, tetapi juga sebagai area relaksasi, interaksi sosial, dan bahkan sebagai tempat untuk menikmati layanan tambahan. Semua elemen ini bekerja sama untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi para tamu.
Lobby yang nyaman dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan menciptakan keinginan untuk kembali. Misalnya, lobby dengan pencahayaan yang lembut, furnitur yang nyaman, dan dekorasi yang menarik dapat membuat tamu merasa betah. Selain itu, staf yang ramah dan siap membantu juga menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan di area tersebut. Dalam konteks ini, kita dapat melihat bagaimana pengaturan ruang dan desain interior lobby sangat berpengaruh terhadap pengalaman tamu.
Peran Lobby dalam Memberikan Kesan Pertama
Kesan pertama sering kali sangat menentukan, dan lobby hotel adalah wajah dari institusi tersebut. Lobby yang dirancang dengan baik dapat meninggalkan impresi positif yang bertahan lama di benak para tamu. Beberapa aspek yang berkontribusi terhadap kesan pertama ini antara lain:
- Desain Interior: Pemilihan warna, bahan, dan tekstur yang tepat dapat menciptakan suasana yang hangat dan mengundang.
- Pencahayaan: Pencahayaan yang baik tidak hanya meningkatkan estetika visual tetapi juga membantu tamu merasa lebih nyaman.
- Furnitur: KetersediaanArea duduk yang nyaman membuat tamu dapat bersantai sembari menunggu proses check-in atau hanya menikmati suasana.
- Pelayanan Staf: Staf yang menyambut dengan senyum dan siap membantu menciptakan nuansa ramah yang membuat tamu merasa diterima.
Dengan mempertimbangkan semua elemen ini, lobby tidak hanya menjadi area transisi, tetapi juga menjadi tempat di mana tamu dapat merasakan budaya dan kualitas layanan hotel.
Contoh Nyata Pengaruh Pengaturan Ruang
Pengaturan ruang lobby sangat memengaruhi kenyamanan. Misalnya, sebuah hotel butik di Bali memiliki lobby yang terbuka dengan taman hijau di sekelilingnya. Suara air terjun kecil dan aroma bunga membuat tamu merasa rileks dan nyaman. Sebaliknya, hotel murah dengan lobby yang sempit dan terkesan ramai dapat membuat tamu merasa terjepit dan tidak nyaman. Pengalaman ini menunjukkan betapa pentingnya desain dan pengaturan ruang dalam menciptakan suasana yang diinginkan.
Perbandingan Desain Lobby Hotel Mewah dan Budget
Desain lobby dapat sangat bervariasi antara hotel mewah dan hotel budget. Berikut adalah tabel perbandingan antara keduanya dalam hal desain:
| Kriteria | Hotel Mewah | Hotel Budget |
|---|---|---|
| Desain Interior | Elegan dengan material premium dan detail artistik | Sederhana dengan fokus pada fungsi dasar |
| Pencahayaan | Pencahayaan dramatis dengan lampu hias | Pencahayaan fungsional yang cukup |
| Furnitur | Furnitur berkualitas tinggi dan nyaman | Furnitur praktis dan hemat biaya |
| Area Duduk | Area duduk luas dengan privasi | Area duduk terbatas dan terbuka |
| Pelayanan | Pelayanan pribadi dan eksklusif | Pelayanan dasar tanpa banyak interaksi |
Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat melihat bagaimana desain lobby berperan dalam menciptakan pengalaman yang berbeda bagi tamu di setiap jenis hotel.
Pemilihan Warna dan Material dalam Desain Lobby
Pemilihan warna dan material dalam desain lobby hotel adalah salah satu aspek penting yang bisa memengaruhi pengalaman tamu. Lobby merupakan area pertama yang dilihat oleh pengunjung saat memasuki hotel, sehingga kesan pertama yang ditampilkan haruslah menarik dan menyambut. Warna dan material yang tepat dapat menciptakan suasana yang nyaman, elegan, dan sesuai dengan tema hotel.
Dalam menciptakan suasana lobby hotel, warna memiliki peran yang sangat vital. Warna dapat mempengaruhi emosi dan persepsi pengunjung. Misalnya, warna hangat seperti merah dan oranye dapat memberikan kesan ramah dan energik, sedangkan warna dingin seperti biru dan hijau bisa menciptakan suasana tenang dan damai. Oleh karena itu, pemilihan warna harus selaras dengan konsep dan target pasar hotel.
Pentingnya Pemilihan Warna
Pemilihan warna yang tepat tidak hanya menciptakan suasana yang diinginkan, tetapi juga dapat mendukung identitas merek hotel. Warna yang konsisten dengan logo atau tema hotel dapat memperkuat citra dan daya tarik. Sebagai contoh, hotel mewah sering memilih palet warna netral dan gold untuk memberikan kesan elegan, sedangkan hotel yang lebih kasual mungkin menggunakan warna cerah dan playful.
Jenis Material yang Sering Digunakan
Material yang digunakan dalam desain lobby juga sama pentingnya dengan warna. Beberapa material yang sering digunakan antara lain:
- Marmer: Memberikan kesan luks dan elegan.
- Kayu: Menciptakan kehangatan dan nuansa alami.
- Kaca: Menambah kesan modern dan terbuka.
- Logam: Menambah elemen industri dan kontemporer.
Setiap material memiliki dampak yang berbeda pada estetika keseluruhan. Misalnya, marmer dengan pola yang unik dapat menjadi titik fokus dalam desain, sementara penggunaan kayu dapat memberikan kehangatan dan kenyamanan.
Contoh Kombinasi Warna dan Material yang Sukses
Kombinasi yang baik antara warna dan material dapat menciptakan lobby yang memikat. Sebagai contoh, kombinasi dinding berwarna biru tua dengan lantai marmer putih dapat menciptakan kontras yang elegan. Begitu juga dengan penggunaan furnitur kayu dengan aksen hijau daun yang memberikan kesan asri dan segar.
Tips Memilih Warna dan Material yang Tepat
Dalam memilih warna dan material untuk lobby hotel, berikut adalah beberapa tips yang bisa dijadikan panduan:
- Kenali target pasar dan tema hotel sebelum memilih palet warna dan material.
- Pilih warna yang dapat menciptakan suasana yang diinginkan, sesuai dengan pengalaman yang ingin ditawarkan.
- Perhatikan pencahayaan alami dan buatan yang akan mempengaruhi tampilan warna.
- Gunakan material yang mudah dirawat dan tahan lama untuk memastikan keberlanjutan desain.
- Uji kombinasi warna dan material dalam skala kecil sebelum diterapkan secara keseluruhan.
Setiap elemen dalam desain lobby hotel saling berhubungan dan berkontribusi pada pengalaman tamu secara keseluruhan. Dengan pemilihan warna dan material yang tepat, lobby hotel dapat menciptakan kesan yang tak terlupakan dan menyambut setiap pengunjung dengan hangat.
Pengaturan Furnitur dan Sirkulasi Ruang

Lobby hotel adalah area pertama yang dilihat pengunjung, sehingga desainnya harus mampu menciptakan kesan yang baik dan nyaman. Pengaturan furnitur yang tepat dan sirkulasi ruang yang lancar sangat berperan dalam menciptakan pengalaman yang positif bagi tamu. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana merancang tata letak furnitur yang ideal, pengaruh sirkulasi ruang terhadap aliran pengunjung, serta panduan ukuran dan proporsi furnitur yang sesuai.
Tata Letak Furnitur yang Ideal
Mengatur furnitur di lobby hotel bukan hanya soal estetika, tetapi juga fungsi. Tata letak yang baik akan memastikan bahwa pengunjung merasa nyaman dan dapat bergerak bebas. Beberapa elemen penting dalam pengaturan furnitur meliputi:
- Penggunaan Zona: Memisahkan area tunggu, resepsi, dan area santai dengan jelas sangat penting. Setiap zona harus memiliki identitas yang kuat, dengan furnitur yang sesuai.
- Pemosisian Furnitur: Furnitur seperti sofa, kursi, dan meja harus ditempatkan dengan cara yang mengundang interaksi sosial, tetapi tetap memperhatikan ruang gerak.
- Fokus Visual: Menyusun furnitur di sekitar elemen focal point, seperti karya seni atau taman indoor, dapat menarik perhatian pengunjung dan memberikan daya tarik visual.
Pengaruh Sirkulasi Ruang
Sirkulasi ruang yang baik adalah kunci untuk menghindari kemacetan dan memastikan bahwa pengunjung dapat bergerak dengan leluasa. Ruang yang dirancang dengan baik membantu menciptakan aliran yang efisien dan menyenangkan.
- Lebar Jalur: Pastikan jalur pejalan kaki cukup lebar untuk memungkinkan dua orang berjalan berdampingan tanpa merasa sesak. Biasanya, lebar minimal 1,2 meter adalah ideal.
- Penghindaran Halangan: Hindari menempatkan furnitur di jalur utama agar tidak mengganggu sirkulasi. Pastikan bahwa pengunjung dapat dengan mudah mencapai resepsi dan area penting lainnya.
- Ruang Terbuka: Memberikan ruang terbuka di tengah lobby akan memberi kesan luas dan tidak terkesan sesak, sehingga tamu dapat beristirahat dengan nyaman.
Ukuran dan Proporsi Furnitur
Ukuran dan proporsi furnitur sangat penting untuk memastikan bahwa lobby hotel tampak seimbang dan proporsional. Memilih furnitur yang tepat akan memberikan kesan harmonis dan nyaman bagi pengunjung.
- Skala Furnitur: Pilih furnitur dengan ukuran yang sesuai dengan luas lobby. Furnitur yang terlalu besar akan membuat ruang tampak sempit, sementara yang terlalu kecil bisa membuatnya terlihat kosong.
- Proporsi yang Seimbang: Kombinasikan berbagai jenis furnitur, seperti kursi, sofa, dan meja dengan proporsi yang seimbang untuk menciptakan pengalaman visual yang menarik.
- Furnitur Multifungsi: Memilih furnitur yang memiliki fungsi ganda dapat menghemat ruang dan memberikan fleksibilitas, seperti meja dengan ruang penyimpanan di bawahnya.
“Desain interior yang baik bukan hanya tentang keindahan, tetapi juga tentang bagaimana ruang tersebut dapat digunakan dengan efisien.” – Desainer Terkemuka
Inovasi dan Teknologi dalam Desain Lobby Hotel
Desain lobby hotel kini tidak hanya sekadar menampilkan estetika yang menawan, tetapi juga mengintegrasikan inovasi dan teknologi yang dapat meningkatkan pengalaman tamu. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, lobby hotel menjadi lebih interaktif dan fungsional. Di artikel ini, kita akan mengeksplorasi berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam desain lobby hotel serta bagaimana hal tersebut berkontribusi pada kenyamanan dan interaksi tamu.
Identifikasi Teknologi Terbaru yang Dapat Diterapkan dalam Desain Lobby Hotel
Teknologi terbaru yang dapat diadopsi dalam desain lobby hotel meliputi sistem pencahayaan pintar, layar interaktif, dan aplikasi mobile untuk tamu. Sistem pencahayaan pintar menggunakan sensor dan kontrol otomatis untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan waktu atau acara tertentu. Layar interaktif di lobby memungkinkan tamu untuk mengakses informasi tentang hotel, lokasi wisata terdekat, dan layanan yang ditawarkan. Selain itu, aplikasi mobile memungkinkan tamu untuk melakukan check-in, memesan layanan, atau bahkan mengontrol fasilitas kamar mereka.
Inovasi yang Meningkatkan Interaksi Tamu
Inovasi dalam desain lobby hotel tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga pada cara-cara untuk meningkatkan interaksi antara tamu dan staf hotel. Beberapa inovasi yang berdampak positif antara lain:
- Area lounge yang nyaman dengan Wi-Fi gratis, memungkinkan tamu untuk bersantai sambil bekerja atau bersosialisasi.
- Penggunaan kios digital untuk self-service, di mana tamu dapat menemukan informasi atau melakukan reservasi tanpa perlu antri.
- Program loyalitas berbasis aplikasi yang memberi penghargaan kepada tamu yang sering menginap, sehingga menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan hotel.
Contoh Penggunaan Teknologi Canggih dalam Lobby Hotel Saat Ini
Saat ini, banyak hotel yang telah mengimplementasikan teknologi canggih dalam desain lobby mereka. Misalnya, hotel-hotel besar di kota metropolitan sering menggunakan robot untuk membantu melakukan layanan seperti mengantar barang ke kamar tamu. Selain itu, beberapa hotel juga menggunakan teknologi augmented reality (AR) untuk memberikan informasi tambahan tentang arsitektur atau sejarah hotel kepada tamu yang berkunjung.
Perbandingan Fitur Teknologi Tradisional dan Modern
Dalam tabel berikut, kita akan melihat perbandingan fitur teknologi tradisional dan modern dalam desain lobby hotel.
| Fitur | Teknologi Tradisional | Teknologi Modern |
|---|---|---|
| Check-in | Proses manual di resepsionis | Check-in otomatis melalui aplikasi atau kios digital |
| Informasi Layanan | Brosur dan papan informasi statis | Layar interaktif dan aplikasi mobile |
| Pencahayaan | Pencahayaan umum yang tetap | Pencahayaan pintar yang dapat disesuaikan |
| Layanan Pelanggan | Staf meja depan | Robot dan aplikasi mobile untuk layanan cepat |
Dengan adopsi teknologi yang tepat, lobby hotel dapat menjadi ruang yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi setiap tamu yang datang.
Pengaruh Lingkungan dan Budaya Lokal dalam Desain
Desain interior lobby hotel tidak hanya berfungsi sebagai ruang tunggu, tetapi juga sebagai titik interaksi pertama antara tamu dan lingkungan. Lingkungan sekitar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap bagaimana desain ini dikembangkan. Dalam konteks ini, penting untuk menciptakan sebuah desain yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan budaya lokal. Dengan demikian, hotel tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga sebuah pengalaman budaya yang mendalam bagi para tamu.
Lingkungan sekitar, baik itu alam, arsitektur, maupun suasana lokal, dapat menginspirasi tema dan elemen desain dalam lobby hotel. Misalnya, jika hotel terletak di daerah pesisir, penggunaan warna-warna laut dan material alami seperti kayu atau batu dapat menciptakan suasana yang sejalan dengan keindahan alam. Selain itu, mengintegrasikan elemen budaya lokal dalam desain dapat memberikan identitas yang kuat bagi hotel tersebut.
Pentingnya Desain yang Mencerminkan Budaya Lokal
Menghadirkan budaya lokal ke dalam desain interior lobby hotel memberikan nilai lebih bagi pengalaman tamu. Hal ini tidak hanya memperkaya estetika, tetapi juga menciptakan rasa keterikatan dengan tempat yang mereka kunjungi. Budaya lokal dapat diekspresikan melalui berbagai elemen, mulai dari seni, tekstil, hingga furnitur yang digunakan.
Untuk memahami pentingnya budaya lokal dalam desain, beberapa poin kunci dapat diperhatikan:
- Meningkatkan Daya Tarik Wisata: Lobby yang mencerminkan budaya lokal dapat menarik lebih banyak tamu yang ingin merasakan suasana autentik.
- Menciptakan Kenangan: Desain yang unik dan berakar pada budaya lokal dapat menciptakan kesan mendalam yang diingat oleh tamu.
- Mendukung Ekonomi Lokal: Menggunakan produk lokal dalam desain juga mendukung pengrajin dan industri setempat.
Contoh Lobby Hotel yang Sukses Mengintegrasikan Elemen Budaya
Beberapa hotel di seluruh dunia telah berhasil mengintegrasikan budaya lokal ke dalam desain lobby mereka. Salah satu contoh yang patut dicontoh adalah Hotel Amankila di Bali, Indonesia. Lobby hotel ini menampilkan arsitektur tradisional Bali dengan atap tinggi dan elemen kayu yang kaya. Selain itu, karya seni lokal dan kain tenun khas Bali menghiasi ruang, memberikan nuansa yang sangat lokal.
Contoh lain adalah The Ritz Carlton di Kyoto, Jepang, yang menggunakan elemen desain Jepang tradisional. Lobby hotel ini dilengkapi dengan kolam koi dan taman Jepang yang menambah rasa ketenangan dan harmoni, menciptakan pengalaman yang sangat mendalam bagi pengunjung.
Tips untuk Melakukan Riset Budaya Sebelum Merancang Lobby Hotel
Sebelum memulai desain lobby hotel, melakukan riset budaya merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa elemen yang dihadirkan sesuai dan menghormati tradisi lokal. Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan riset budaya secara efektif:
- Jelajahi Sejarah dan Tradisi: Pelajari sejarah daerah dan tradisi yang ada. Ini dapat memberikan wawasan tentang elemen desain yang relevan.
- Berinteraksi dengan Komunitas Lokal: Melibatkan masyarakat lokal dalam proses desain dapat memberikan perspektif dan ide yang berharga.
- Analisis Desain Hotel Lainnya: Mengamati hotel lain di daerah tersebut bisa memberikan inspirasi dan pemahaman tentang apa yang berhasil.
- Gunakan Sumber Daya Budaya: Kunjungi museum, galeri seni, dan tempat-tempat budaya untuk mendapatkan inspirasi yang lebih mendalam.
Riset yang baik akan menghasilkan desain yang tidak hanya menarik tetapi juga memiliki makna dan koneksi emosional dengan tamu.
Penutup
Desain interior lobby hotel bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap tamu. Dengan memadukan inovasi, kenyamanan, dan unsur budaya lokal, lobby dapat menjadi ruang yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional dan mengundang keterlibatan. Oleh karena itu, setiap detail dalam desain lobby harus diperhatikan dengan seksama agar dapat memenuhi harapan dan kebutuhan tamu yang beragam.
Sudut Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa yang dimaksud dengan desain interior lobby hotel?
Desain interior lobby hotel adalah proses merancang ruang lobby untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi tamu, dengan memperhatikan elemen estetika dan fungsionalitas.
Bagaimana cara memilih warna yang tepat untuk lobby hotel?
Pemilihan warna yang tepat untuk lobby hotel harus mempertimbangkan tema desain, suasana yang diinginkan, serta pengaruh psikologis warna terhadap tamu.
Apakah penting untuk mempertimbangkan budaya lokal dalam desain lobby hotel?
Ya, menciptakan desain yang mencerminkan budaya lokal dapat memberikan karakter yang unik dan menarik bagi hotel, serta meningkatkan keterhubungan dengan tamu.
Bagaimana teknologi dapat meningkatkan desain lobby hotel?
Teknologi dapat meningkatkan desain lobby hotel melalui penggunaan fitur interaktif, sistem pencahayaan canggih, dan elemen otomatisasi yang meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi tamu.
Apakah ada perbedaan desain antara lobby hotel mewah dan hotel budget?
Ya, biasanya lobby hotel mewah menekankan pada elemen estetika yang lebih detail dan material berkualitas tinggi, sementara hotel budget cenderung lebih sederhana dan fungsional dalam desain.
