Art Deco Revival adalah sebuah fenomena menarik yang menghidupkan kembali keanggunan dan kemewahan dari era Art Deco yang ikonik. Dengan karakteristik yang mencolok dan desain yang memikat, gaya ini berhasil menarik perhatian banyak orang di berbagai bidang, mulai dari arsitektur hingga fashion.
Dalam perjalanan sejarahnya, Art Deco mengalami evolusi yang menarik, dari awal kemunculannya hingga kebangkitannya yang tak terduga, dipengaruhi oleh perubahan sosial dan budaya. Elemen-elemen khas seperti garis geometris yang bersih, palet warna yang kaya, serta ornamen yang artistik menjadi ciri khas dari revival ini, menciptakan daya tarik visual yang tak lekang oleh waktu.
Perkembangan Sejarah Art Deco Revival yang Tidak Terduga
Art Deco adalah gaya desain yang lahir pada tahun 1920-an hingga 1930-an. Memiliki karakteristik yang kuat dan berani, Art Deco menggabungkan elemen-elemen dari berbagai budaya dan sering kali mencerminkan kemewahan dan modernitas. Namun, yang menarik adalah kebangkitan gaya ini di era kontemporer, yang disebut Art Deco Revival. Mengapa hal ini bisa terjadi? Mari kita telusuri perjalanan sejarah dan elemen-elemen yang menyertainya.
Evolusi Desain Art Deco
Desain Art Deco pertama kali muncul setelah Perang Dunia I, menjadi simbol dari keanggunan dan kemewahan pada masanya. Gaya ini ditandai dengan garis geometris yang bersih, palet warna yang kaya, serta ornamen yang kompleks. Namun, saat memasuki era pasca Perang Dunia II, Art Deco mulai tergeser oleh gaya yang lebih sederhana seperti Mid-Century Modern.
Kebangkitan Art Deco pada tahun 1980-an dimulai ketika desainer dan arsitek mulai menghargai kembali elemen-elemen desain yang megah dan berornamen, sejalan dengan tren yang muncul di dunia fashion dan seni. Fenomena ini biasanya dipicu oleh nostalgia akan kemewahan dan gaya hidup yang glamor, serta meningkatnya minat terhadap sejarah dan budaya.
Pengaruh Sosial dan Budaya
Kebangkitan Art Deco Revival tak lepas dari pengaruh sosial dan budaya yang melingkupi masyarakat. Beberapa faktor yang berkontribusi meliputi:
- Peningkatan daya beli masyarakat yang memicu permintaan akan barang-barang mewah.
- Ketertarikan pada gaya vintage dan retro di kalangan generasi muda.
- Perkembangan media massa dan sosial yang mempermudah penyebaran informasi tentang desain dan arsitektur.
- Festival dan pameran seni yang mengangkat tema Art Deco, memberikan perhatian lebih pada estetika ini.
Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan suasana yang mendukung kebangkitan kembali Art Deco.
Elemen-Elemen Khas dalam Art Deco Revival
Art Deco Revival membawa kembali sejumlah elemen khas yang sebelumnya populer, tetapi dengan sentuhan modern. Beberapa elemen tersebut meliputi:
- Penggunaan warna-warna metalik, seperti emas dan perak, yang memberikan kesan glamor.
- Garis-garis geometris yang tegas, seringkali dipadukan dengan bentuk organik.
- Ornamen yang terinspirasi dari alam, seperti flora dan fauna yang diolah dengan cara yang futuristik.
- Bahan-bahan mewah, seperti marmer, kaca, dan chrome, yang menciptakan kesan elegan dan berkelas.
Elemen-elemen ini tidak hanya menjadi ciri khas desain interior, tetapi juga terlihat dalam arsitektur bangunan yang mengusung tema Art Deco.
Contoh Karya Arsitektur atau Desain
Beberapa karya arsitektur dan desain yang mencerminkan Art Deco Revival dapat kita temukan di berbagai belahan dunia. Berikut adalah beberapa contohnya:
- Hotel del Coronado di California, yang meski dibangun lebih awal, selalu diperbarui dengan sentuhan Art Deco dalam restorasi modernnya.
- Bangunan Chrysler di New York, meskipun merupakan contoh awal, tetap menjadi referensi bagi banyak arsitek modern.
- Pusat Kebudayaan dan Kesenian di Miami, yang menjadi tempat pameran dan pertunjukan dengan desain yang jelas terinspirasi oleh Art Deco.
- Berbagai koleksi furnitur dan aksesori rumah yang mengusung desain Art Deco, sering kali dipamerkan dalam pameran desain kontemporer.
Karya-karya ini menunjukkan bahwa meskipun zaman telah berubah, keindahan dan kompleksitas Art Deco tetap relevan dalam konteks modern.
Estetika Visual Art Deco Revival yang Menginspirasi
Art Deco Revival adalah sebuah gerakan yang menghidupkan kembali keindahan dan keanggunan gaya desain Art Deco yang populer pada awal abad ke-20. Dengan karakteristik visual yang mencolok, Art Deco Revival membawa nuansa glamor dan kemewahan ke dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari arsitektur hingga perabotan rumah tangga. Desain ini sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan perubahan sosial, yang menghasilkan kombinasi elemen estetika yang menarik dan tak terlupakan.
Hasil dari kebangkitan ini menghasilkan palet warna yang kaya serta pola yang khas, memberikan nuansa dramatis dan elegan pada setiap karya. Dengan demikian, Art Deco Revival bukan hanya mempengaruhi desain interior, tetapi juga menjangkau dunia seni dan mode, menciptakan dampak yang luas di kalangan masyarakat.
Karakteristik Visual yang Mencolok
Karakteristik visual dari Art Deco Revival meliputi garis-garis geometris yang tajam, penggunaan bentuk simetris, serta ornamen yang berlebihan. Desain ini sering kali memadukan elemen-elemen dari berbagai budaya, menciptakan keindahan yang universal. Pentingnya estetika ini terletak pada kemampuannya untuk menarik perhatian serta menciptakan kesan yang mendalam.
Palet warna yang umum digunakan dalam desain ini mencakup warna-warna berani seperti emas, perak, hitam, dan nada-nada pastel yang lembut. Kombinasi warna ini sering kali menciptakan kontras yang dramatis, menjadikan setiap ruangan atau karya seni terlihat hidup dan menarik.
Pola dan Elemen Visual Umum
Pola memainkan peran penting dalam Art Deco Revival, di mana motif yang berulang seperti zigzag, spiral, dan motif flora sering kali digunakan. Ini bukan hanya menambah keindahan, tetapi juga memberikan ritme dan pergerakan pada desain. Penggunaan bahan-bahan yang mewah seperti kaca, logam, dan kayu juga menjadi ciri khas yang memberikan kesan elegan.
Berikut adalah tabel yang membandingkan elemen visual Art Deco dengan gaya desain lainnya:
| Elemen Visual | Art Deco | Minimalis | Gaya Klasik |
|---|---|---|---|
| Geometri | Bentuk tajam dan simetris | Pola sederhana dan bersih | Detail ornamen yang rumit |
| Palet Warna | Warna berani dan kontras | Warna netral dan monochromatic | Warna yang kaya dan hangat |
| Material | Kaca, logam, dan kayu mewah | Material sederhana dan alami | Material tradisional seperti marmer |
| Ornamen | Ornamen berlebihan dan artistik | Minim ornamen | Ornamen bersejarah dan simetris |
Daya Tarik Visual Art Deco Revival
Elemen-elemen yang ada dalam desain Art Deco Revival berkontribusi besar pada daya tarik visual karya-karya tersebut. Keberanian dalam penggunaan warna dan pola menciptakan sebuah pengalaman visual yang menarik dan menambah energi pada ruang atau objek tersebut. Dengan menggabungkan bentuk geometris dan ornamen yang kaya, Art Deco Revival menghadirkan suasana kemewahan yang sulit ditandingi.
Desain ini juga mampu menyampaikan cerita dan perasaan melalui visualnya. Misalnya, penggunaan elemen simetris sering kali menciptakan kesan stabilitas dan ketenangan, sementara pola yang dinamis dapat membawa nuansa kegembiraan dan kebebasan. Melalui kombinasi ini, Art Deco Revival berhasil menghidupkan kembali keindahan masa lalu sambil tetap relevan dengan selera modern saat ini.
Pengaruh Pop Culture pada Art Deco Revival
Art Deco Revival adalah sebuah tren yang kembali mengemuka dengan nuansa elegan khas tahun 1920-an dan 1930-an. Pengaruh pop culture menjadi salah satu faktor utama dalam kebangkitan gaya ini, terutama dengan hadirnya film, musik, dan seni modern yang berakar dari estetika Art Deco. Melalui artikel ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana tren ini berkembang dan beradaptasi dalam konteks kontemporer.
Pengaruh Film dan Musik
Film dan musik modern membawa sentuhan baru pada gaya Art Deco, menjadikannya lebih relevan bagi generasi saat ini. Banyak film yang mengangkat tema retro, dengan set dan kostum yang terinspirasi dari desain Art Deco. Sebagai contoh, film “The Great Gatsby” yang dirilis pada tahun 2013, menampilkan dekorasi dan fashion yang sangat kental dengan elemen Art Deco. Musik juga tidak kalah berperan; genre swing dan jazz yang populer pada era tersebut sering kali dihadirkan kembali dalam pertunjukan hari ini, menghidupkan suasana glamor yang sama.
Contoh Media yang Mengadopsi Estetika Art Deco
Berbagai media kontemporer telah mengadopsi estetika Art Deco, menciptakan keselarasan antara masa lalu dan masa kini. Beberapa contoh yang mencolok antara lain:
- Film dan serial TV, seperti “American Horror Story: Roanoke” yang menggunakan desain interior bergaya Art Deco untuk menciptakan suasana misterius.
- Video game seperti “Bioshock” yang terinspirasi oleh arsitektur dan desain Art Deco, menawarkan pengalaman visual yang kaya.
- Majalah fashion yang mengusung tema retro, sering kali menampilkan foto-foto dengan nuansa Art Deco, baik dalam tata letak maupun dalam pemilihan warna.
Dampak pada Desain Interior dan Mode Kontemporer
Popularitas gaya Art Deco Revival berdampak signifikan pada desain interior dan mode saat ini. Banyak rumah dan ruang publik yang mengadopsi elemen-elemen khas seperti garis geometris, palet warna yang kaya, serta material mewah seperti marmer dan logam berkilau. Dalam dunia fashion, desainer terkemuka sering kali merilis koleksi yang terinspirasi oleh siluet dan ornamen Art Deco, memberikan nuansa klasik sekaligus modern.
Elemen Art Deco dalam Produk Konsumen
Elemen-elemen Art Deco kini dapat ditemukan dalam berbagai produk konsumen, mulai dari perabotan rumah tangga hingga aksesori fashion. Misalnya, lampu dan perabotan dengan desain geometris dan bahan berkualitas tinggi menjadi pilihan populer di pasaran. Barang-barang seperti tas tangan, sepatu, dan perhiasan juga sering kali menampilkan motif dan ornamen yang mengingatkan pada estetika Art Deco.
“Melalui penggabungan elemen masa lalu dengan inovasi desain modern, Art Deco Revival menciptakan pengalaman yang unik dan menarik bagi konsumen masa kini.”
Art Deco Revival dalam Desain Interior Modern
Art Deco Revival merupakan salah satu tren desain yang kembali populer di kalangan desainer interior saat ini. Gaya ini mengedepankan keanggunan, keindahan simetris, dan detail yang kaya, menjadikannya pilihan yang menarik untuk menciptakan suasana yang mewah dan elegan di dalam rumah. Dalam konteks desain interior modern, banyak elemen dari Art Deco Revival diintegrasikan untuk menciptakan ruang yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional.
Desain interior modern yang terinspirasi oleh Art Deco Revival memanfaatkan garis yang bersih dan tampilan yang berani, menggabungkan material yang kaya dan ornamen yang mencolok. Elemen-elemen seperti motif geometris, palet warna yang dramatis, serta penggunaan material mewah seperti marmer, logam berkilau, dan kaca menjadi ciri khas dari gaya ini. Dengan demikian, interior rumah dapat memancarkan kesan glamor yang menyegarkan.
Pilihan Material dan Furnitur dalam Gaya Art Deco
Material dan furnitur yang digunakan dalam desain interior Art Deco Revival sangat penting untuk menciptakan kesan yang diinginkan. Berikut adalah beberapa material dan furnitur yang mencirikan gaya ini:
- Marmer: Sering digunakan pada lantai, dinding, atau perabotan, memberikan kesan mewah dan tahan lama.
- Logam: Material seperti kuningan dan stainless steel sering digunakan untuk aksesoris dan detail furnitur, menambah keanggunan pada ruang.
- Kaca: Penggunaan kaca dengan pemotongan yang unik, seperti kaca berwarna atau stained glass, sangat populer untuk jendela dan lampu.
- Ubin Geometris: Motif ubin yang berani dan geometris di lantai atau dinding menjadi salah satu ciri khas gaya Art Deco.
- Furnitur Klasik: Memilih furnitur dengan desain yang terinspirasi oleh Art Deco, seperti kursi berlapis kain mewah atau meja dengan detail ukiran, sangat membantu dalam menciptakan suasana yang diinginkan.
Tips Menerapkan Gaya Art Deco dalam Rumah
Mengadopsi gaya Art Deco dalam rumah Anda tidaklah sulit. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menciptakan nuansa Art Deco yang otentik:
- Pilih palet warna yang kaya, seperti emas, perak, hitam, dan warna jewel tones.
- Gunakan elemen geometris dalam desain dinding atau perabotan untuk memberikan sentuhan khas Art Deco.
- Tambahkan aksesoris berkilau, seperti lampu gantung dari kaca atau logam, untuk menambah kemewahan.
- Incorporate furniture with bold shapes and luxurious fabrics, such as velvet or silk, to create a luxurious look.
- Gunakan karya seni atau poster vintage dengan gaya Art Deco untuk mempercantik dinding.
Deskripsi Ruang yang Terinspirasi oleh Art Deco Revival
Bayangkan sebuah ruang tamu yang dihiasi dengan elemen-elemen Art Deco Revival. Dinding dicat dengan warna teal yang kaya, sementara lantainya dilapisi ubin marmer hitam dan putih dengan pola geometris yang mencolok. Di tengah ruangan, terdapat sofa berlapis velour berwarna sapphire yang dikelilingi oleh meja kopi berbentuk bulat dengan kaki logam berkilau. Lampu gantung dari kaca berwarna dan emas menggantung rendah, memberikan pencahayaan lembut yang menambah kesan hangat dan glamor.
Aksen ruangan dilengkapi dengan bantal-bantal berwarna cerah dan karya seni abstrak yang menggambarkan motif Art Deco. Sebuah rak buku dengan garis bersih menyimpan koleksi buku dan koleksi patung kecil yang terinspirasi oleh era tersebut. Di satu sudut, terdapat kursi berlengan dengan desain vintage yang mengundang untuk duduk dan menikmati suasana. Ruang ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai pernyataan gaya yang mencerminkan keanggunan dan kreativitas dari Art Deco Revival.
Karya Seniman Kontemporer yang Mengusung Art Deco Revival
Art Deco Revival adalah sebuah gerakan yang menghidupkan kembali estetik dan keindahan gaya Art Deco yang mendominasi desain di awal abad ke-20. Banyak seniman dan desainer kontemporer yang terinspirasi oleh kekhasan bentuk, warna, dan detail yang menjadi ciri khas dari aliran ini. Karya-karya mereka tidak hanya mencerminkan estetika yang dramatis tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap dunia seni modern.
Seni kontemporer yang mengusung tema Art Deco Revival seringkali memadukan teknik tradisional dengan teknologi modern, menghasilkan karya-karya yang tak hanya menarik secara visual tetapi juga berbicara tentang sejarah serta konteks sosial saat ini. Dalam bagian ini, kita akan menggali lebih dalam tentang beberapa seniman dan desainer yang telah berhasil menggabungkan elemen-elemen Art Deco dalam karya mereka.
Seniman dan Desainer Terkemuka
Seni modern tak lepas dari pengaruh Art Deco, dan sejumlah seniman serta desainer kontemporer telah mengadopsi gaya ini dalam karya mereka. Berikut adalah beberapa tokoh penting yang layak untuk disorot:
- David Rockwell: Seorang desainer arsitektur yang terkenal dengan proyek-proyeknya yang megah dan penuh warna, menciptakan ruang publik dengan elemen-elemen Art Deco yang khas.
- Kelly Wearstler: Dikenal dengan desain interiornya yang berani dan glamor, Wearstler sering menggabungkan motif geometris dan palet warna yang kaya, terinspirasi dari gaya Art Deco.
- Tom Dixon: Sebagai desainer produk, Dixon mengeksplorasi bentuk dan material yang terinspirasi oleh Art Deco, menciptakan karya-karya yang berfokus pada keindahan dan fungsi.
- Ghislaine Viñas: Seorang desainer interior yang menggabungkan unsur-unsur Art Deco dalam desain modernnya, menciptakan ruang yang elegan dan berkelas.
- Misha Kahn: Dengan pendekatan yang lebih eksperimental, Kahn menggabungkan elemen Art Deco dengan bahan-bahan tidak konvensional, menghasilkan karya seni yang unik dan berani.
Pengaruh Karya terhadap Dunia Seni
Karya-karya seniman kontemporer yang terinspirasi oleh Art Deco Revival telah memberikan dampak yang signifikan dalam dunia seni. Mereka tidak hanya mempertahankan warisan desain, tetapi juga menginspirasi generasi baru untuk mengeksplorasi estetika yang kaya ini. Pengaruh mereka terlihat dalam berbagai bidang, mulai dari arsitektur, desain produk, hingga seni rupa.
Salah satu contoh yang menonjol adalah bagaimana pameran seni yang mengusung tema Art Deco Revival telah menarik perhatian publik. Acara seperti *”Deco: The New Era”* di New York menampilkan karya-karya yang mengambil inspirasi dari Art Deco dan menunjukkan relevansi gaya tersebut dalam konteks modern.
Teknik dan Pendekatan yang Digunakan
Seniman-seniman ini menggunakan berbagai teknik dan pendekatan untuk menciptakan karya yang terinspirasi oleh Art Deco. Beberapa di antaranya adalah:
- Penggunaan Material: Banyak seniman memilih material yang mencolok seperti marmer, logam, dan kaca untuk menciptakan nuansa glamor yang khas Art Deco.
- Geometri dan Simetri: Desain yang berbasis pada bentuk geometris dan simetri menjadi ciri khas yang mengingatkan pada era Art Deco.
- Palet Warna: Penggunaan warna-warna berani dan kontras, seperti emas, hitam, dan warna-warna cerah, memberikan kesan mewah.
Pameran dan Acara yang Menonjol
Banyak pameran dan acara seni yang menonjolkan tema Art Deco Revival. Pameran ini tidak hanya memberikan ruang bagi seniman untuk menampilkan karya mereka, tetapi juga mengedukasi pengunjung tentang sejarah dan signifikansi Art Deco. Misalnya:
- Pameran “Art Deco: A Style of the 20th Century” di London: Menampilkan karya-karya klasik dan kontemporer yang menggambarkan evolusi gaya ini.
- Festival Desain Paris: Menampilkan instalasi dan karya seni yang terinspirasi oleh Art Deco, menarik perhatian desainer dan penggemar seni dari seluruh dunia.
- Art Deco Society Events: Menyelenggarakan berbagai acara yang merayakan dan mempromosikan seni serta desain Art Deco di komunitas.
Ekspresi Art Deco Revival dalam Mode dan Fashion

Art Deco Revival bukan hanya sekadar gaya arsitektur atau desain interior, tetapi juga merambah ke dunia mode dan fashion. Gaya ini menggabungkan elemen-elemen geometris yang tajam dengan warna-warna berani, menciptakan tampilan yang glamor dan elegan. Tren fashion yang terinspirasi oleh Art Deco Revival mengedepankan keindahan visual yang dapat dikenali dan memberikan pernyataan kuat bagi pemakainya.
Para perancang busana saat ini semakin banyak yang mengadopsi elemen-elemen dari Art Deco Revival. Mereka tidak hanya mengadaptasi motif dan warna, tetapi juga filosofi di balik desain yang mencerminkan kemewahan dan keanggunan. Dalam dunia fashion, Art Deco Revival memberikan identitas visual yang berani, dan item-item yang terinspirasi oleh gaya ini menjadi simbol status dan selera yang tinggi.
Tren Mode yang Terinspirasi oleh Gaya Art Deco Revival
Seiring dengan kembalinya trend ini, beberapa item fashion ikonik muncul sebagai representasi dari Art Deco Revival. Setiap detail dalam desain mencerminkan keanggunan dan kekuatan, menjadikan tren ini sangat menarik untuk diperhatikan. Berikut adalah beberapa poin penting tentang item fashion yang mencerminkan gaya ini:
- Gaun dengan garis geometris: Menggunakan pola yang tajam dan potongan yang bersih, gaun ini menciptakan siluet yang anggun dan modern.
- Penggunaan warna metalik: Warna emas, perak, dan tembaga sering digunakan untuk memberikan kesan glamor.
- Aksesori besar: Kalung, gelang, dan anting-anting dengan desain berani dan berbentuk geometris menjadi pilihan favorit.
- Sepatu hak tinggi dengan ornamen: Sepatu yang menonjolkan detail artistik dan dekoratif pada haknya.
- Bahan mewah: Satin, chiffon, dan brokat sering digunakan untuk menambah kemewahan pada setiap desain.
Perancang Busana yang Mengadopsi Elemen Art Deco
Banyak perancang busana terkemuka yang terinspirasi oleh Art Deco Revival. Mereka menggali kekayaan visual dari era ini dan menerapkannya dalam koleksi mereka. Beberapa nama yang mencolok di antaranya adalah:
- Elie Saab: Terkenal dengan gaun malamnya yang megah dan penuh detail yang terinspirasi oleh Art Deco.
- Alexander McQueen: Menggabungkan estetika Art Deco dengan desain avant-garde yang penuh dengan drama.
- Gucci: Memperkenalkan motif geometris dan warna-warna berani dalam koleksi fashion mereka.
- Dior: Memanfaatkan estetik klasik Art Deco dalam desain modern yang elegan.
Identitas Visual dan Pengaruh Art Deco Revival di Dunia Fashion
Art Deco Revival membentuk identitas visual yang kuat dalam dunia fashion. Gaya ini menonjolkan keanggunan dan kemewahan yang mudah dikenali. Bukan hanya menjadi tren sementara, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang yang mempengaruhi cara orang berpakaian.
Desain yang terinspirasi oleh Art Deco tidak hanya menciptakan estetika visual yang menarik, tetapi juga memberikan pernyataan tentang status sosial dan selera. Melalui penggunaan motif yang berani dan warna yang menonjol, fashion Art Deco Revival memberikan kebebasan bagi individu untuk mengekspresikan diri dengan cara yang unik dan mencolok. Dengan begitu, dunia mode terus berkembang dan berevolusi, sambil tetap menghargai warisan dari gaya yang telah menginspirasi banyak generasi.
Akhir Kata
Secara keseluruhan, Art Deco Revival bukan hanya sekadar tren, melainkan sebuah penghormatan terhadap sejarah desain yang kaya. Dengan pengaruh yang kuat dari budaya pop dan integrasi dalam desain interior dan fashion modern, gaya ini terus memberikan inspirasi dan menunjukkan bahwa keindahan klasik masih relevan di era kontemporer saat ini.
Jawaban untuk Pertanyaan Umum
Apa itu Art Deco Revival?
Art Deco Revival adalah kebangkitan kembali gaya desain Art Deco yang dikenal dengan ornamen artistik dan keanggunan yang khas.
Apa saja elemen khas dari Art Deco Revival?
Elemen khasnya meliputi garis geometris, palet warna kaya, dan detail ornamen yang berani dan artistik.
Bagaimana pengaruh budaya pop terhadap Art Deco Revival?
Budaya pop, seperti film dan musik, telah mengadopsi elemen Art Deco, mempengaruhi tren desain dan fashion saat ini.
Siapa seniman kontemporer yang terinspirasi oleh Art Deco Revival?
Banyak seniman dan desainer modern yang mengadopsi estetika ini, menciptakan karya-karya yang menggabungkan tradisi dengan inovasi.
Bagaimana cara menerapkan gaya Art Deco dalam desain interior?
Pemilihan material mewah, furnitur berdesain geometris, dan palet warna yang elegan adalah cara efektif untuk menerapkan gaya ini.
